Jumat, 15 Juli 2011

Contoh Paragraf Persuasi

Industri Rumah Tangga

Pada zaman modern dan serba canggih seperti yang sedang kita tapaki dewasa ini, kebutuhan akan lapangan pekerjaan dirasa semakin mendera kehidupan kita, akibat melimpahnya tenaga kerja di pasaran, yang umumnya berorientasi pada lapangan pekerjaan yang dibuka oleh pemerintah, meskipun volumenya relatif sangat kecil bila dibandingkan dengan tersedianya tenaga yang ada. Namun, mereka beranggapan bahwa dengan menggantungkan peruntungannya di pemerintah, nasibnya akan terjamin, meskipun kenyataannya tidak selalu tepat benar.

Karena sedikitnya peluang untuk mengabdikan dirinya di bidang pemerintahan, sementara individu mulai mengerlingkan pada bidang usaha yang diwarnai kemandirian. Secara jeli mereka melihat peluang pasar yang memungkinkan mereka susupi untuk menawarkan produk mereka, meski tak jarang bermula dengan sambutan cibiran bibir. Tetapi mereka tabah. Lahirlah bidang usaha yang popular disebut dengan wiraswasta. Kata wiraswasta. Kata wiraswasta sebenarnya terdiri atas tiga buah kata yaitu wira yang berarti berani, swa yang berarti sendiri, dan sta adalah berdiri. Jadi, secara keseluruhan dapat diartikan berani atau keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri artinya tidak selalu menggantungkan hidupnya pada pihak lain. Dengan munculnya istilah wiraswasta, lahirlah pula istilah home industry yang dapat dijajarkan dengan industry rumah tangga.

Industri rumah tangga adalah satu bidang usaha yang bergerak tidak saja bidang jasa boga tetapi merambahi semua sektor kehidupan, seperti sektor kerajinan, transportasi, konveksi, dan lain sebagainya. Pengartiannya industri rumah tangga adalah permodalan yang relatif kecil, menyerap tenaga disional, artinya tanpa adanya teori usaha yang muluk-muluk seperti yang diikuti sebuah perusahaan pada umumnya. Pemasarannya juga bersifat lokal namun mampu mengongkosi pendidikan anak-anaknya maupun untuk keperluan sosial yang lain.

Dengan modal yang sangat terbatas dan ketrampilan yang sangat minimal pula mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan tidak saja untuk keluarganya tetapi juga untuk lingkungannya, dan inilah yang diharapkan oleh pemerintah. Ciptakan lapangan pekerjaan sendiri, kalau permodalan kurang dekatilah lembaga keuangan terdekat. Di sana disediakan sistem kredit yang mudah dan murah. Mudah, artinya untuk mendapatkannya tidak terlampau berbelit-belit. Murah, artinya system pembungaannya relatif sangat rendah bila dibandingkan dengan uang yang dilepas oleh lintah darat.

Peluangnya cukup luas. Indonesia dengan penduduk sekian juta, merupakan peluang pasar yang sangat potensial. Yang perlu diingat adalah masyarakat kita sudah mulai kritis dalam memilih suatu produk. Mereka lebih mengutamakan mutu atau kualitas. Di sinilah letak kiat merebut pasar untuk menggapai sukses. Tentu saja keuletan memegang peranan yang tidak dapat diabaikan. Tekun, ulet, tahan uji, dan penuh perhitungan, merupakan kunci pokok untuk menuju keberhasilan.

Banyak wiraswasta yang telah mencapai sukses. Banyak diantara mereka yang telah menjadi orang, artinya menjadi orang terpandang dan disegani di lingkungannya. Inilah salah satu celah yang dapat diterobos, tanpa harus hidup dengan menjadi pegawai, baik negeri maupun swasta. Mari kita coba mulai sekarang.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Great Morning ©  Copyright by Buono Aji Santoso | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks